Apresiasi Dolar AS Tekan Pergerakan Rupiah

Apresiasi Dolar AS Tekan Pergerakan Rupiah

Apresiasi Dolar AS Tekan Pergerakan Rupiah

JAKARTA – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka kembali berada di bawah tekanan lantaran apresiasi pada dolar Amerika. Dolar AS menguat, setelah data para tenaga kerja sektor swasta yang melampaui ekspektasi.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Kamis (3/7/2014), Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF) melemah ke Rp11.942 per USD dari penutupan kemarin Rp11.912 per USD. Pagi ini, Rupiah bergerak dalam kisaran Rp11.942-Rp11.966 per USD.

Sekadar informasi, laporan ADP Research Institute menunjukkan jumlah para pekerja di perusahaan-perusahaan naik 281.000 pada bulan Juni, melebihi perkiraan paling optimis. Sebuah laporan Departemen Tenaga Kerja hari ini mungkin menunjukkan nonfarm payrolls naik 215.000 pekerja pada Juni setelah naik 217.000 bulan sebelumnya.

Greenback sedikit berubah pada USD101,79 per yen Jepang. Dolar AS berada di USD1,3657 per euro dari USD1,3660 per euro pada penutupan di New York, setelah menguat 0,2 persen pada dua sesi sebelumnya. Mata uang bersama Eropa diperdagangkan di 139,02 per euro dari 139,01 per euro.

The Bloomberg Dollar Spot Index, yang melacak greenback terhadap 10 mata uang utama, berada di 1.005,04, setelah naik 0,3 persen menjadi 1.005,15 kemarin. Selain itu, para investor tengah menanti langkah the Fed, yang dinilai akan menaikkan suku bunga dari posisi saat ini 0 persen pada Juni 2015.

 

Sumber : http://economy.okezone.com