Data Manufaktur Eropa Membaik, Indeks Berjangka AS Menguat 0.6%

Indeks Berjangka AS menguat pasca rilis data yang menunjukkan kenaikan yang mengejutkan pada sektor manufaktur Zona Eropa.

Kontrak berjangka pada Indeks Standard & Poor 500 yang akan berakhir Desember mendatang catat gain 0.6% ke level 1,936.4 pukul 9:31 pagi waktu London. Sementara kontrak pada Indeks Dow Jones Industrial Average naik 93 poin atau 0.6% ke level 16,516.

Kenaikan yang secara mengejutkan pada industri manufaktur zona Eropa mengindikasikan bahwa regional tersebut diperirakan akan menjauh dari penurunan yang dalam. Kehawatiran bahwa pelambatan pertumbuhan ekonomi global yang akan melukai ekonomi Eropa, seiring Federal Reserve memangkas stimulus, menghapus dana sebesar $ 2.1 triliun pada nilai ekuitas AS setelah sempat mencapai rekornya pada 6 September lalu.

PMI (purchasing managers index) industri manufaktur bulan Oktober naik 50.7 dari 50.3, menurut Markit Economics yang berbasis di London. Sedangkan survey para ekonom oleh Bloomberg News memprediksi turun 49.9. Angka pembacaan dibawah 50 mengindikasikan kontraksi. (bgs)

Sumber : Bloomberg

MARKET

Bursa Saham Asia Dibuka Melemah 0.6% Ditengah Penurunan Ekuitas Global

Bursa Saham Asia melemah, indeks acuan regional tersebut menuju level 6 bulan terendahnya, memperpanjang penurunan pada ekuitas global setelah Indeks Standard & Poor 500 mencatat penurunan tertajam selama 3 hari sejak 2011 silam.

Indeks MSCI Asia Pacific melemah 0.6% ke level 135.60 pukul 9:04 pagi waktu Tokyo menjelang pembukaan Bursa Saham China dan Hong Kong. Kemarin acuan saham tersebut menurun 8.8% dari level tertingginya di tahun ini pada Juli lalu setelah Federal Reserve mengkaji waktu untuk menaikkan suku bunga dan melambatnya pemulihan ekonomi di Eropa yang memicu kekhawatiran pertumbuhan ekonomi global yang akan melambat.

Indeks Topix Jepang turun 2% setelah dibuka kembali dari libur kemarin. Indeks Kospi Korea Selatan stagnan. Indeks S&P/ASX 200 Australia catat gain 0.4%. Indeks NZX 50 Selandia Baru turun 0.8%.

Kemarin meningkatnya ketegangan di Hong Kong setelah massa mencoba untuk meruntuhkan barikade yang dibuat oleh pengunjuk rasa pro-demokrasi di dekat daerah bisnis Hong Kong dan para pemimpin mahasiswa menyerukan untuk mempertahankan garis depan dibawah ancaman upaya polisi guna meredam upaya mereka. (bgs)

Sumber : Bloomberg

MARKET