Saham Jepang Menguat 0.7% Pada Sesi Break

Saham Jepang naik, dipimpin oleh perusahaan asuransi, hal tersebut dipengaruhi pada prospek buyback dan pendapatan yang lebih kuat dari perkiraan sehingga mendorong Indeks saham.

Saham Dai-ichi Life Insurance Co melonjak 10% setelah pihaknya mengatakan akan membeli kembali saham dan mengatakan laba bersih akan naik lebih dari yang diharapkan. Mitsubishi UFJ Financial Group Inc merupakan dorongan terbesar untuk indeks Topix setelah labanya mencapai rekor dan bank mengumumkan senilai 100 miliar yen ($ 837.000.000) buyback. Sumitomo Electric Industries Ltd melonjak 7,4% karena proyeksi dividen yang lebih baik dari perkiraan. Takeda Pharmaceutical Co turun 4 persen setelah prediksi labanya mengecewakan analis.

Topix naik 0,7% menjadi 1,618.02 pada sesi istirahat perdagangan di Tokyo setelah naik 1,2% minggu lalu. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0,4% menjadi 19,817.12.

Perusahaan di Jepang berada di ¥231 trilyun pada akhir Desember, menurut data Bank of Japan. Dai-ichi dan Mitsubishi UFJ bergabung Toyota Motor Corp, Fanuc Corp dan menekan perusahaan lain yang baru-baru ini mengumumkan mereka akan kembali kepada para pemegang saham.

Sebuah laporan pemerintah hari ini menunjukkan pemesanan mesin Jepang naik 2,9% pada Maret dari bulan sebelumnya, melampaui perkiraan ekonom untuk kenaikan 1,5%.(yds)

Sumber: Bloomberg

MARKET

Laba Industri China Naik, Bursa Saham Asia Menguat 0.7%

Bursa Saham Asia kecuali Jepang menguat setelah laba industri China mengalami kenaikan dan para investor menunggu keputusan Federal Reserve terkait program stimulusnya. Sementara Bursa Saham Jepang melemah menjelang pertemuan bank sentral.

Belle International Holdings Ltd. melonjak 9.9%. Westpac Banking Corp., menguat 1% dan China Construction Bank Corp. catat gain 2.5%. Standard Chartered Plc melemah 5.5%.

Indeks MSCI Asia Pacific kecuali Indeks Jepang menguat 0.7% ke level 476.56 pukul 4:10 sore waktu Hong Kong. The Fed diperkirakan akan menghapus pembelian obligasi bulanan yang hanya menyisakan sebesar $ 15 miliar saat The Fed pertemuan yang akan diadakan besok dan menahan acuan suku bunga pada kisaran 0 hingga 0.25%, menurut survei ekonom oleh Bloomberg.

Indeks Shanghai Composite menguat 2.1%, kenaikan tajam sejak Juli lalu. Indeks Hang Seng Hong Kong catat gain 1.6%. Sementara rilis data dari Biro Statistik China menunjukkan laba pada perusahaan industri naik sebesar 563.4 miliar yuan ($ 92.2 miliar) pada September lalu dari penurunan 0.6% di Agustus. Untuk pertama kalinya dalam 9 bulan terakhir sepanjang tahun 2014 ini laba naik 7.9%. (bgs)

Sumber : Bloomberg

MARKET