Saham Jepang Ditutup Menguat Ke Level 7-Tahun Tertinggi

Saham Jepang menguat, dengan Nikkei 225 Stock Average ditutup pada level tertinggi dalam tujuh tahun terakhir, karena Bank of Japan (BoJ) secara tak terduga meningkatkan pelonggaran dan dana pensiun jepang bersiap untuk mengungkap alokasi obligasi baru.

Indeks Nikkei 225 naik 4,8 persen ke level 16,413.76 pada penutupan di Tokyo hari ini, merupakan level tertinggi sejak 2 November 2007 silam. Indeks Topix naik 4,3 persen ke level 1,333.64, membawa keuntungan untuk pekan ini menjadi 7,4 persen, yang merupakan level tertinggi sejak April 2013 lalu. Indeks acuan menghapus penurunan untuk tahun ini dan sekarang naik 2,4 persen. Volume pada kedua acuan tersebut lebih dari 75 persen lebih tinggi dari RSI 30-hari mereka. Sementara yen turun 1,5 persen ke level 110,83 per dolar.

Saham Jepang naik di sesi pagi pasca laporan surat kabar Nikkei menyatakan bahwa $ 1.2 triliun Dana Investasi Pensiun Jepang akan mengumumkan target portofolio baru hari ini, lebih dari dua kali lipat sasaran untuk saham domestik hingga 25 persen dari aset. Saham tersebut naik di sore hari ini pasca 5-4 para pembuat kebijakan BOJ memutuskan untuk menargetkan 80 triliun yen ($ 726 miliar) ekspansi tahunan basis moneter bank sentral.

Hanya tiga dari 32 ekonom yang disurvei Bloomberg News memperkirakan BOJ akan memperluas stimulus saat ini, dalam apa yang berubah pada kebijakan pertama sejak Gubernur Haruhiko Kuroda mulai pembelian obligasi pada bulan April tahun lalu. (vck)

Sumber: Bloomberg

MARKET