Saham Eropa Hentikan Rally Terpanjang Sejak Oktober; Laba Adidas Turun

Sebuah kenaikan beruntun dalam lima hari terakhir pada saham Eropa terhenti seiring para investor mengkaji laporan laba dari perusahaan Adidas AG dan Aggreko Plc.

Laba Adidas AG turun 1,6 % setelah mengatakan laba kotor akan menurun karena biaya pembelian yang lebih tinggi di Asia. Laba Evonik Industries AG anjlok 10 % setelah sesuai dengan perkiraan pendapatannya. Laba Aggreko naik 7,2 % setelah membukukan laba mereka di atas rata-rata proyeksi analis.

Indeks Stoxx 600 Eropa turun 0,2 % pada pukul 08:17 pagi waktu London. Roche Holding AG, HSBC Holdings Plc dan lima perusahaan lainnya yang diperdagangkan tanpa hak mereka untuk dividen saat ini, pangkas 0,5 poin dari benchmark.

Lonjakan terbesar dalam lima hari di sektor bank sejak tahun 2011 mendorong Indeks Stoxx 600 untuk satu bulan yang lalu. Ini telah kembali pulih sebesar 12 % sejak 11 Februari yang menyentuh level terendahnya, didorong oleh pemberi pinjaman, komoditas dan produsen energi.

Pertemuan bank sentral pada akhir bulan ini kemungkinan akan memberikan petunjuk kebijakan, setelah kekhawatiran atas prospek pertumbuhan global, kemerosotan harga minyak yang semakin mendalam dan kredit macet di bank-bank menyeret Indeks Stoxx 600 menjadi bear market pada awal tahun ini.

Investor berspekulasi bahwa pejabat Bank Sentral Eropa akan bertindak pada 10 Maret mendatang, setelah Presiden Mario Draghi pada bulan Januari mengisyaratkan kemungkinan stimulus lebih. Data payrolls AS akan dirilis besok, sebelum keputusan suku bunga Federal Reserve pada 16 Maret mendatang.

Di antara saham aktif di berita perusahaan, saham Admiral Group Plc naik 4,5 % setelah laba tahunan mengalahkan perkiraan. Saham Arkema SA menguat 3,6 % setelah melaporkan laba dalam setahun penuh di atas perkiraan dan memprediksi pertumbuhan lebih lanjut pada tahun 2016.

Saham ArcelorMittal naik 4,4 % setelah CEO-nya mengatakan Les Echos baja yang tidak berencana untuk memangkas produksinya di Perancis. Saham tersebut kemarin melonjak 7,6 % setelah AS memberlakukan tarif sebesar 266 % pada impor baja dari China. (knc)

Sumber : Bloomberg

MARKET