Bursa HK Naik Setelah Kenaikan Suku Bunga The Fed Akhiri Ketidakpastian Pasar

Bursa saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada hari Kamis, karena kenaikan suku bunga AS mengakhiri bulan-bulan spekulasi tentang maksud dari kebijakan Federal Reserve.

Indeks Hang Seng naik 0,8 persen, ke level 21,872.06, sementara Indeks China Enterprises naik 1,3 persen, ke 9,666.52 poin.

Total volume perdagangan perusahaan yang termasuk dalam indeks HSI adalah 1,7 miliar saham.

Investor menemukan sokongan setelah keputusan dan bimbingan suku bunga The Fed menghapus salah satu ketidakpastian terbesar yang menghantui pasar untuk beberapa waktu.

Pengembang yang terdaftar di Hong Kong, Sino-Ocean Land Holdings Ltd mengatakan dalam sebuah pengajuan bursa pada hari Rabu bahwa perusahaan asuransi asal China Anbang Insurance Group telah meningkatkan sahamnya di perusahaan tersebut sebesar 30 persen dengan mengakuisisi saham senilai HK $ 3.3 miliar ($ 426 juta) dalam bulan ini.

Namun berita itu gagal mengangkat sahamnya secara signifikan, yang ditutup naik hanya 0,2 persen pada Kamis.(frk)

Sumber: Reuters

MARKET

The Fed Akhiri QE Sambil Menjaga Ikrar Low-Rate untuk ‘Waktu Yang Cukup’

Federal Reserve menegaskan bahwa mereka akan mengakhiri program pembelian aset yang telah menambahkan $ 1.66 triliun untuk neraca dan mempertahankan janji mereka untuk mempertahankan suku bunga rendah untuk “waktu yang cukup.”

“Kondisi pasar tenaga kerja mengalami pemulihan, dengan kenaikan pekerjaan yang solid dan tingkat pengangguran yang lebih rendah,” kata Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) hari ini dalam sebuah pernyataan di Washington. “Berbagai indikator pasar tenaga kerja menunjukkan bahwa penurunan dalam sumber daya tenaga kerja semakin berkurang,” kata panel tersebut, memodifikasi bahasa sebelumnya bahwa “masih ada penurunan yang signifikan dalam sumber daya tenaga kerja.”

Para pembuat kebijakan mengatakan bahwa sementara ini inflasi dalam waktu dekat mungkin akan ditekan oleh harga energi yang lebih rendah, itu mengulang bahasa dari pernyataan di bulan September lalu bahwa “kemungkinan menjalankan tingkat inflasi di bawah 2% telah berkurang sedikit.”

Ketua Janet Yellen sedang menyelesaikan pembelian obligasi selama dua tahun yang dimulai di bawah pendahulunya, Ben S. Bernanke, karena The Fed mendekati tujuannya untuk tenaga kerja penuh. Dia sekarang harus memetakan arah menuju kenaikan suku bunga pertama sejak tahun 2006 ketika menghadapi risiko dari perlambatan ekonomi global dan penurunan inflasi.

FOMC mengulangi akan mempertimbangkan berbagai informasi dalam memutuskan kapan harus menaikkan suku bunga federal fund, yang telah bertahan mendekati nol sejak Desember 2008. Kebanyakan Pejabat The Fed mengharapkan untuk menaikkan suku bunga tahun depan, menurut proyeksi yang dirilis bulan lalu.(frk)

Sumber : Bloomberg


FISCAL & MONETARY
Sumber : BPFNews.Com