Bursa Eropa Melemah Setelah Laba dari Repsol dan Rolls-Royce Anjlok

Bursa saham Eropa dibuka turun, pasca rebound terbesar ekuitas dalam dua minggu, di tengah pendapatan yang mengecewakan dari perusahaan termasuk Repsol SA dan RWE AG.

Saham Repsol jatuh 3,2%, memimpin indeks produsen energi ke penurunan kelompok industri terbesar, setelah perusahaan minyak terbesar asal Spanyol tersebut melaporkan laba yang meleset dari proyeksi analis. Saham RWE turun 4% setelah produsen listrik terbesar asal Jerman membukukan penurunan laba dalam sembilan bulan. Saham Aegon NV melemah 4,9% setelah perusahaan asuransi asal Belanda mengalami kerugian kuartalan. Saham Rolls-Royce Holdings Plc merosot 17% setelah mengatakan laba tahun depan akan turun 650 juta pound ($ 990 juta).

Indeks Stoxx Europe 600 turun 0,7%  ke level 376,23 pada pukul 8:11 pagi waktu London, dengan semua kelompok industri mengalami penurunan.

Indeks acuan ekuitas Eropa menguat 0,7% kemarin, terbesar sejak 28 Oktober, di tengah aktivitas akuisisi dan laporan laba. Indeks tersebut rebound 12% dari level terendah di bulan September hingga kemarin setelah Presiden ECB Mario Draghi mengatakan pada bulan lalu bahwa Bank Sentral Eropa akan mempertimbangkan stimulus di bulan Desember. Indeks ekuitas ditutup 8,5% di bawah rekor bulan April.

Investor juga mengawasi untuk mencari petunjuk terkait lintasan kenaikan suku bunga Federal Reserve. Ketua Janet Yellen adalah di antara pejabat The Fed yang dijadwalkan untuk berbicara di Washington hari ini.(frk)

Sumber: Bloomberg

MARKET

Indeks China Berjangka Anjlok Pasca Pekan Terburuknya Sejak Krisis Finansial

Indeks saham berjangka China jatuh setelah ekuitas menurun tajam sejak krisis keuangan global.

Kontrak pada Indeks CSI 300 berakhir pada bulan Juli turun 2,3% menjadi 4,609.6 pada 9:18 pagi di Shanghai. Indeks manufaktur awal dijadwalkan akan dirilis pada jam 9:45 pagi.

Shanghai Composite anjlok 13% pekan lalu, pada laju tercepat di antara Indeks ekuitas global, setelah melampaui gain dunia sebesar 152% dalam 12 bulan sebelumnya. Posisi margin pada bursa di kota jatuh untuk pertama kalinya dalam satu bulan pada hari Jumat. sementara Indeks volatilitas 30-hari pada Indeks Shanghai melonjak ke level tertingginya sejak September 2009.

Pasar saham China ditutup untuk liburan hari Senin, ketika Indeks Hang Seng China Enterprises naik 1,5% di Hong Kong dan Indeks Ekuitas Bloomberg China-AS turun sebanyak 0,6% di New York.

Penurunan dalam ekuitas China daratan terbukti sangat menekan para marjin pedagang seiring saham favorit mereka turun lebih cepat, sehingga meningkatkan risiko likuidasi. 30 ekuitas di Shanghai dengan level utang marjin tertinggi terhadap saham yang diperdagangkan telah turun 17% rata-rata karena pasar mencapai puncaknya pada tanggal 12 Juni, dibandingkan penurunan Shanghai Composite sebesar 13%.(yds)

Sumber: Bloomberg

MARKET