Pejabat The Fed Melihat Perlambatan Ekonomi Global Antara Resiko Prospek AS

Para pembuat kebijakan Federal Reserve pada pertemuan terakhir mereka mengatakan perlambatan global dan dolar yang lebih kuat menimbulkan potensi risiko terhadap prospek ekonomi AS.

Sejumlah peserta mengatakan pertumbuhan “mungkin lebih lambat dari yang mereka harapkan jika pertumbuhan ekonomi asing lebih lemah daripada yang diantisipasi,” menurut notulen rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada 16-17 September lalu yang dirilis hari ini di Washington.

Beberapa pejabat mengatakan stagnansi ekonomi Eropa dan inflasi yang rendah dapat menyebabkan apresiasi lebih lanjut terhadap dolar. Itu, pada gilirannya, dapat mengekang ekspor AS dan membatasi kenaikan harga yang telah tertinggal di belakang tujuan the Fed.

FOMC bulan lalu mempertahankan janjinya untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan mendekati nol untuk “waktu yang cukup” pasca menyimpulkan program pembelian aset akan berakhir pasca pertemuan bulan Oktober ini.

“Beberapa peserta melihat petunjuk kedepan saat ini sebagaimana mestinya berdasarkan pertimbangan manajemen risiko, yang menyarankan bahwa akan lebih bijaksana untuk bersabar sambil menunggu bukti lebih lanjut dari kemajuan ekonomi berkelanjutan menuju tujuan komite,” Risalah dari pertemuan acara .

Pada saat yang sama, “besarnya kekhawatiran bahwa referensi untuk ‘waktu yang cukup dalam petunjuk kedepan saat ini bisa disalahpahami sebagai komitmen daripada seiring data yang mengantung,” kata risalah.  

Beberapa pejabat mengatakan menjatuhkan janji akan menawarkan lebih banyak fleksibilitas untuk bereaksi terhadap data ekonomi baru. Presiden the Fed Dallas Richard Fisher dan Philadelphia Charles Plosser keduanya tidak setuju terhadap pernyataan FOMC pada September lalu. (izr)

Sumber: Bloomberg


FISCAL & MONETARY
Sumber : BPFNews.Com