Draghi : Resiko Penurunan Bayangi Ekonomian Zona Eropa

Kegiatan ekonomi di kawasan euro telah melambat dan ada risiko penurunan lebih lanjut, kata Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi.

“Risiko membayangi ekspansi yang diharapkan jelas pada sisi negatifnya,” kata Draghi dalam kesaksiannya triwulanan kepada anggota parlemen Eropa di Brussels hari ini. “Indikator terbaru tidak memberikan indikasi bahwa ada penurunan tajam” dalam kegiatan ekonomi di blok mata uang euro telah berhenti, katanya.

Draghi mengisyaratkan bulan ini bahwa ia bermaksud untuk memperluas neraca ECB sekitar 1 triliun euro ($ 1.29 triliun) dengan langkah-langkah stimulus seperti yang ditargetkan pinjaman jangka panjang untuk bank dan program pembelian aset. Para pejabat sepakat tentang dimulainya tindakan lebih lanjut jika diperlukan untuk mencegah ancaman deflasi di 18 negara blok mata uang euro, katanya.

“Kami berharap inflasi tetap pada tingkat rendah selama beberapa bulan mendatang sebelum meningkat secara bertahap pada tahun 2015 dan 2016,” ia menegaskan hari ini. Para pembuat kebijakan akan “mengkhususkan fokus pada dampak dari dinamika teredam pertumbuhan ekonomi” dan “memonitor risiko terhadap stabilitas harga,” katanya.

Angka yang di pekan lalu menunjukkan bahwa inflasi kawasan euro diadakan di angka 0,4 persen pada Agustus, laju terlemah dalam hampir lima tahun terakhir. Yang dibandingkan dengan tujuan ECB hanya di bawah 2 persen. Bank sentral mengharapkan tingkat inflasi kawasan euro tahunan pada angka 0,6 persen pada 2014, 1,1 persen tahun depan dan 1,4 persen pada tahun 2015. (izr)

Sumber: Bloomberg


FISCAL & MONETARY
Sumber : BPFNews.Com