Indeks Saham Jepang Berayun Pada Sesi Break

Saham Jepang berayun antara naik dan turun, dengan indeks Topix mndekati level tertinggi tujuh pekan. Saham farmasi turun dan produsen makanan memimpin kenaikan.

Kaken Pharmaceutical Co anjlok 10%, memimpin penurunan di antara produsen obat setelah saham perawatan kesehatan AS jatuh di tengah penjulan yang pendek dari Valeant Pharmaceuticals International Inc yang bergolak sektor ini. Pembuat mesin berat IHI Corp merosot 7,1% setelah pihaknya memangkas target laba sebesar lebih dari setengah. Nidec Corp naik 1,7% setelah laporan dari produsen komponen elektronik yang akan meningkatkan belanja modal pada motor getaran yang digunakan Apple Inc pada iPhone seri terbarunya.

Topix naik 0,1% menjadi 1,528.35 pada istirahat perdagangan di Tokyo, berayun dari kehilangan 0,7%. Indeks tersebut ditutup Rabu di level tertinggi sejak 31 Agustus seiring spekulasi yang tumbuh bahwa Bank of Japan akan meningkatkan pelonggaran moneter setelah data perdagangan yang lebih lemah dari perkiraan. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik kurang dari 0,1% menjadi 18,565.83. Yen diperdagangkan pada 119,89 per dolar setelah melemah selama lima hari.(yds)

Sumber: Bloomberg

MARKET

Investor Terbebani Data Pesanan Mesin, Saham Jepang Berayun

Saham Jepang berayun antara keuntungan dan kerugian pasca laporan menunjukkan pesanan mesin tiba-tiba menyusut pada bulan Agustus sementara saham China naik pasca libur panjang negara itu.

Indeks Topix turun sebesar 0,5 persen ke level 1,485.16 pada istirahat di Tokyo, berayun dari keuntungan sebesar 0,4 persen. Lima saham jatuh untuk setiap dua saham yang naik. Indeks Nikkei 225 Stock Average turun sebesar 0,7 persen ke level 18,199.14. Indeks MSCI All-Country World melonjak 1 persen pada Rabu untuk mencatat penguatan untuk hari keenam, penguatan terpanjang sejak April lalu. Pasar China, perdagangan untuk pertama kalinya kembai dibuka sejak libur pada 30 September, dengan naik lebih dari 3 persen. (izr)

Sumber: Bloomberg

MARKET