Indeks Berjangka AS Sedikit Berubah Pasca Kenaikan Terbaik S & P 500 Sejak Agustus

Indeks berjangka AS sedikit berubah setelah pemulihan tiga hari yang mengangkat kembali perusahaan yang berkinerja paling buruk tahun ini.

Kontrak indeks Standard & Poor 500 yang berakhir Maret naik kurang dari 0,1 persen menjadi 1,923.25 pada 09:34 pagi di London, setelah indeks tersebut mengalami reli sebesar 1,7 persen pada Rabu membukukan  keuntungan tiga hari pertama tahun ini. Indeks ini mengalami rebound sebesar 5,3 persen sejak terendahnya 22-bulan pada 11 Februari lalu, yang merupakan kenaikan terkuat dalam hampir enam bulan terakhir. Dow Jones Industrial Average dan indeks Nasdaq 100 juga sedikit berubah.

Gain pada ekuitas telah datang secepat penurunannya yang mengirim S & P 500 ke pembukaan awal tahun terburuk  dengan hampir setengah dari penurunan 2016 ini telah dibuat – terkait mayoritas sektor yang telah mengalami penurunan, termasuk saham perbankan, teknologi dan retailer , kembali memimpin kenaikan. Indeks S & P 500 masih turun 9,6 persen dari rekor Mei, dan telah kehilangan 5,7 persen tahun ini di tengah tanda-tanda pelemahan dalam ekonomi global serta penurunan harga komoditas.

sumber:

MARKET

Saham Eropa Sedikit Berubah Pada Volume Rendah Selama Pekan Liburan

Saham Eropa sedikit berubah karena perdagangan yang rendah bertahan pada pekan liburan.

Indeks Stoxx Europe 600 tergelincir kurang dari 0,1% pada 08:08 pagi di London, dengan teransaksi volume saham lebih dari setengah dibawah rata-rata 30-hari. Pasar saham di Inggris ditutup untuk liburan Boxing Day hari ini.

Ekuitas Eropa menguat selama dua pekan ditengah reboundnya saham energi dan komoditas produsen. Namun, Stoxx 600 turun sebanyak 5% untuk bulan pada akhir pekan lalu, menuju Desember terburuknya sejak tahun 2002. Stimulus tambahan ECB yang jatuh jauh dari harapan berkontribusi terhadap sentimen negatif di kalangan investor saham, seperti minyak dan komoditas memperdalam gejolaknya.

Indeks Stoxx 600 telah turun terkait penguatan tajam tahunannya kekhawatiran atas pertumbuhan global mengambil alih seiring The Fed meningkatkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade terakhir. Setelah melonjak sebanyak 21% hingga rekor pada bulan April, Stoxx 600 tergelincir 12% hingga Kamis. Pasar saham ditutup pada hari Jumat untuk liburan Natal.(yds)

 

Sumber: Bloomberg

MARKET