Saham Eropa Catatkan Kenaikan Beruntun Terpanjangnya Sejak Juli

Pasar saham Eropa ditutup lebih tinggi pada Jumat ini, sehari pasca dirilisnya risalah dari pertemuan kebijakan September The Fed yang menegaskan keengganan bank sentral AS untuk menaikan tingkat suku bunga di tengah melambatnya pertumbuhan global dan gigihnya tingkat inflasi rendah.

Prospek suku bunga yang lebih rendah telah menjadi berkah tersendiri bagi aset berisiko seperti saham, sehingga mengangkat daya tarik mereka untuk investor.

Indeks Stoxx Europe 600, + 0,33% naik 0,3% menjadi 362,82 pada penutupan untuk sesi keenamnya di wilayah positif, hal itu merupakan kenaikan beruntun terpanjangnya sejak pertengahan Juli lalu. Untuk minggu ini, indeks acuan Eropa naik 4,3%, atau merupakan yang terbesar sejak minggu 17 Juli, ketika Yunani menyetujui kesepakatan bailout dengan kreditur internasional.

Optimisme pada pasar saham Eropa hari Jumat lalu ikuti laporan yang mengejutkan atas lemahnya pasar tenaga kerja AS, yang memicu harapan bahwa The Fed tidak akan memulai pengetatan kebijakan moneternya tahun ini. Risalah rapat dari pertemuan bank sentral 17 September lalu – diadakan jelang  laporan pekerjaan yang lesu – mendukung anggapan tersebut.

Indeks FTSE 100 Inggris, + 0,65% ditutup naik 0,7% pada 6,416.16. indeks acuan naik 4,7% untuk minggu ini, penurunan mingguan terbesar sejak Desember 2011.

Indeks DAX Jerman 30, + 1,04% naik 1% menjadi 10,096.60, juga masuk dalam minggu terbaiknya, naik 5,7%, sejak Desember 2011.

Indeks CAC 40 Perancis, + 0,54% ditambahkan 0,5% menjadi 4,701.39, untuk kenaikan mingguan sebesar 5,4%, atau  yang terbesar sejak Januari.(mrv)

Sumber: MarketWatch

 

MARKET

Bursa Saham China Melemah Pada Hari Keempat Beruntun

Saham-saham Cina melemah untuk hari keempat beruntun, dipimpin oleh perusahaan energi, melemahnya harga minyak dan penurunan harga produsen bangsa ditambah tanda-tanda permintaan pada ekonomi terbesar kedua di dunia.

Saham Shaanxi Coal Industry Co berayun, penurunan pada saham energy sebesar 1,8 persen. Saham PetroChina Co dan saham China Petroleum & Chemical Corp juga mengalami penurunan. Saham Air China Ltd melonjak sebesar 9,9 persen seiring saham maskapai rally pada peningkatan prospek laba dan laporan media bahwa pemerintah mengembangkan kebijakan untuk meningkatkan industri.

Indeks Shanghai Composite turun sebesar 0,3 persen ke level 2,352.29 pada pukul 10:22 pagi waktu China, sedangkan Indeks CSI 300 turun sebesar 0,3 persen. Indeks harga produsen merosot sebesar 1,8 persen dari tahun sebelumnya, menurut Biro Statistik Nasional, dibandingkan dengan perkiraan rata-rata dari penurunan sebelumnya sebesar 1,6 persen menurut survei analis oleh Bloomberg News. Indeks harga konsumen menguat sebesar 1,6 persen, tidak sesuai dengan perkiraan naik sebesar 1,7 persen, setelah sebelumnya melonjak sebesar 2 persen pada bulan Agustus lalu. (knc)

Sumber : Bloomberg

MARKET