Eksport China Lebih Besar Dari GDP Jepang : Nikkei 225 Hapus Gain 2015

Indeks saham melemah di Tokyo, dengan indeks saham Nikkei 225 Stock Average menghapus keuntungan di tahun 2015, setelah data menunjukkan bahwa ekspor China turun untuk bulan kedua melebihi laporan yang menunjukkan perlambatan ekonomi Jepang tidak sedalam pertama kali dilaporkan.

Saham MS & AD Insurance Group Holdings Inc turun 2,6 persen setelah mengatakan bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk mengakuisisi rival Inggrisnya. Saham Amlin Plc. Alpen Electric Co turun 3,7 persen meskipun laporan dari Credit Suisse Group AG yang mengatakan bahwa pemasok untuk Apple Inc harus mendapatkan keuntungan dari rilis model iPhone baru.  Saham Nomura Holdings Inc merosot 3 persen setelah Barclays Plc memangkas peringkatnya pada broker. Sementara saham Pioneer Corp melonjak 8,4 persen setelah produsen elektronik tersebut mengatakan bahwa mereka mulai bekerja sama dengan sebuah perusahaan Jerman untuk mengembangkan peta mengemudi- otomatis.

Indeks Nikkei 225 turun 2,4 persen menjadi 17,427.08 pada penutupan perdagangan di Tokyo, atau mengalami penurunan sejak level tertingginya pada 24 Juni yang mencapai 16 persen. Indeks Topix turun sebesar 2 persen menjadi 1,416.71, berada di kisaran 1 persen dari penghapusan kenaikan tahun ini. Tujuh saham jatuh untuk setiap saham yang naik. Pemerintah mengatakan bahwa ekonomi Jepang menyusut kurang dari yang dilaporkan sebelumnya pada kuartal kedua. Sebuah laporan terpisah menunjukkan ekspor China turun pada bulan Agustus, menambah tekanan pertumbuhan yang dihadapi perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut.(mrv)

Sumber: Bloomberg

 

MARKET

Sebagian Besar Saham Asia Menguat Setelah Yen Turun

Sebagian besar saham Asia menguat, dipimpin oleh saham-saham Jepang, setelah inflasi AS yang cepat dari perkiraan menekan yen. Pasar saham di Hong Kong dan Korea Selatan ditutup untuk liburan.

Dua saham naik untuk setiap saham yang turum dalam Indeks MSCI Asia Pacific, yang sedikit berubah ke level 153,44 pada pukul 09:01 pagi di Tokyo. Menaikkan suku bunga tahun ini akan menjadi “tepat,” kata Ketua Federal Reserve Janet Yellen pada Jumat lalu selama berpidato di Providence, Rhode Island, membuat perekonomian memenuhi perkiraannya. Normalisasi laju kemudian cenderung bertahap, katanya.

Komentar Yellen diikuti data yang menunjukkan biaya hidup di Amerika naik melebihi perkiraan bulan lalu. Indeks harga konsumen inti naik 0,3% pada bulan April, kenaikan terbesar sejak Januari 2013, menurut laporan Departemen Tenaga Kerja hari Jumat.

Indeks Topix naik 0,4%, siap untuk memperpanjang untuk penguatan dalam tujuh tahun, setelah yen turun 0,4% terhadap dolar pada hari Jumat. Indeks Australia S&P/ASX 200 sedikit berubah. Indeks NZX 50 Selandia Baru naik 0,3%. Sementara e-mini futures pada indeks Standard & Poor 500 sedikit berubah. Pasar ekuitas AS ditutup hari ini.

China dan Hong Kong akan mulai penjualan dana lintas batas pada tanggal 1 Juli mendatang, memperluas akses ke pasar keuangan dan modal dalam perekonomian terbesar kedua di dunia. Total kuota awal akan sebesar 600 miliar yuan ($ 97 milyar), dibagi secara merata di setiap arah, regulator di China dan Hong Kong mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama pada hari Jumat. Alokasi itu lebih besar daripada yang diantisipasi, menurut Invesco Ltd.(frk)

Sumber: Bloomberg

MARKET