Mayoritas Indeks Regional Jatuh, Bursa Jepang Menguat | bpfnetit futures | best | profit | futures | bpf | bpfnetit | best profit | bpfnetit-futures | best profit futures | pt bpfnetit | pt best profit | pt bpfnetit futures | pt best profit futures

http://suara.com

Indeks melemah meski data perekonomian Amerika menunjukkan perbaikan.

Suara.com – Semua indeks di kawasan regional jatuh pada sesi penutupan perdagangan, Rabu (18/6/2014). Hanya indeks Topix di Jepang tetap berada di zona hijau.

Indeks MSCI Asia Pasifik melemah 0,4 persen ke posisi 487,74. Indeks melemah meski data ekonomi Amerika mulai meningkat dan indikator pertumbuhan Cina yang mulai stabil.

“Ekspansi dari perekonomian Amerika kemungkinan tidak cukup cepat sehingga target yang ditetapkan The Fed (Bank Sentral Amerika-red) bisa dicapai. Data inflasi juga tidak memberikan jaminan bagi Bank Sentral,” kata Matthew Sherwood, analis dari Perpetual Ltd.

Indeks Topix di Jepang menjadi satu-satunya indeks di kawasan regional yang melonjak paling tinggi yaitu 0,9 persen. Kenaikan dipicu oleh saham Tsuruha yang bertambah 4,3 persen menjadi 5.400 yen.

Penurunan besar dialami Shanghai Composite Index yang melemah 0,5 persen dan indeks Hang Seng di Hongkong juga turun 0,1 persen. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 tergelincir 0,3 persen dan indeks Kospi di Korea Selatan anjlok 0,6 persen.

Sementara itu, indeks di India yaitu S&P BSE Sensex terjun bebas 1,2 persen. Penguatan terjadi di indeks Taeix (Taiwan) yang bertambah 0,4 persen dan indeks Straits Times (Singapura) yang bertambah 0,1 persen. Di Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia kembali keluar dari level 4.900. Pada sesi penutupan perdagangan, IHSG melemah 21 poin atau 0,4 persen ke level 4.887. (Bloomberg/RTI)