Indeks Berjangka S & P 500 Turun Diikuti Saham Eropa Dipicu Gejolak Di China

Indeks saham berjangka AS merosot, melanjutkan penurunan setelah gejolak di Cina memimpin penurunan pada ekuitas di seluruh dunia.

Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 turun 2,6% menjadi 1,933.25 pada 10:27 pagi di London. Kontrak Dow Jones Industrial Average turun 2,6% pasca Indeks ditutup dengan kinerja terburuknya di tahun ini sejak 2008. Bursa saham China ditutup kurang dari setengah jam setelah pembukaan ditengah penurunan lebih dari 7% yang memicu pemberhentian pasar saham China untuk kedua kalinya di pekan ini. Saham Eropa jatuh sebanyak 3,6%.

Aset berisiko di pekan pertama di tahun baru telah menghapus lebih dari $ 2,5 triliun dari ekuitas global, diperparah oleh Bank Rakyat China yang bergerak untuk memangkas suku bunga acuan yuan secara beruntun untuk hari kedelapan. Toleransi China untuk pelemahan yuan dipandang pembuat kebijakan sebagai bukti perjuangan untuk menghidupkan kembali ekonomi yang merupakan konsumen energi terbesar di dunia, logam dan biji-bijian.(yds)

Sumber: Bloomberg

MARKET