Data Ekonomi AS Dongkrak Bursa Asia, untuk Memperpanjang Gain Mingguan

Saham Asia menguat pagi ini, dengan indeks acuan regional menuju kenaikan dua minggu sebelumnya, setelah laporan dari sektor perumahanhingga manufakturAmerika Serikat menunjukkan penguatan.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,1 persen menjadi 148,58 pada pukul 09:02 pagi di Tokyo, sebelum pasar saham Hong Kong dan China dibuka. Indeks tersebutdiperdagangkan berjarak 1 persen dari level tertinggi enam tahun setelah investor menunggu petunjuk kapan waktuketua Federal Reserve Janet Yellen akan menaikkan tingkat suku bungaAS, yang akan berbicara pada hari ini dalamKansas City Fed conference di Jackson Hole, Wyoming. Continue reading

Pelemahan Yen Terhadap Data PDB AS, Dongkrak Indeks Topix Untuk Hari Kelima

Indeks Topix Jepang naik untuk hari kelima, siap untuk memperpanjang tertinggi enam bulan, setelah yen melemah tajam dalam empat bulan terakhir terhadap dolar setelah pertumbuhan ekonomi AS menngalami rebound.

Indeks Topix naik 0,6 persen menjadi 1,299.42 pada pukul 09:02 pagi di Tokyo, dengan empat dari 33 kelompok industri yang mengalami peningkatan, siap untuk penutupan tertinggi sejak 22 Januari. Indeks tersebut mengalami reli sejak bulan April lalu setelah memangkas penurunan untuk tahun 2014 sebesar 2 persen. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0,6 persen pada hari ini menjadi 15,740.33. Yen tergelincir kurang dari 0,1 persen terhadap dolar hari ini setelah turun 0,7 persen kemarin.

Indeks Topix naik 14 persen dari terendah tahun ini pada tanggal 14 April yang lalu sampai kemarin di tengah optimisme tentang ekonomi global, tanda-tanda pemerintah Jepang berupaya menaikkan pajak penjualan dari bulan itu dan adanya spekulasi bahwa dana pensiun negara sebesar $ 1.2 miliar akan membeli lebih banyak saham lokal. Indeks topix diperdagangkan pada 1,3 kali nilai buku kemarin, dibandingkan dengan 2,7 untuk Indeks Standard and Poor 500 dan 1,9 untuk Indeks Stoxx Europe 600.

Kontrak pada S&P 500 turun 0,1 persen. Menggarisbawahi indeks ekuitas yang naik kurang dari 0,1 persen di New York kemarin setelah data menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dari perkiraan diimbangi oleh pendapatan yang melemah dan keputusan Federal Reserve untuk mempertahankan pemangkasan pembelian aset.

Laporan Departemen Perdagangan AS kemarin menunjukkan bahwa produk domestik bruto (PDB) tumbuh pada kecepatan tahunan sebesar 4 persen pada kuartal kedua, menegaskan pandangan The Fed bahwa kontraksi sebesar 2,1 persen pada kuartal pertama hanyalah sementara. Konsumen, yang menyumbang 70 persen dari perekonomian negara, telah tumbuh lebih percaya diri setelah pasar tenaga kerja membaik dan kenaikan harga saham meningkatkan pendapatan.(frk)

Sumber : Bloomberg

MARKET