Bursa China Melanjutkan Penurunan di Tengah Ketidakpastian Dukungan Negara

Bursa saham China jatuh untuk ketiga kalinya dalam empat hari terakhir, dipimpin oleh perusahaan material, setelah para pedagang mengukur tingkat dukungan pemerintah untuk ekuitas.

Indeks Shanghai Composite turun 0,5% ke level 3,136.83 pada pukul 09:32 pagi waktu setempat, tiga saham melemah untuk setiap satu saham yang naik. Indeks tersebut melonjak 4,9% pada hari Rabu, dengan keuntungan muncul di akhir jam perdagangan. Indeks tersebut turun 6,1% dalam dua hari pertama dalam minggu ini sesudah data ekonomi.

Volatilitas telah melonjak ke level tertinggi sejak tahun 1997 di tengah kekhawatiran intervensi pemerintah akan gagal untuk menopang pasar saham terbesar kedua di dunia, di tengah tanda-tanda perlambatan ekonomi yang lebih dalam. Laporan pekan lalu menunjukkan output industri meleset dari perkiraan ekonom, sementara investasi dalam delapan bulan pertama meningkat di laju paling lambat sejak tahun 2000. Volume perdagangan di Shanghai adalah 24% di bawah rata-rata 30-hari pada hari Kamis.

Indeks CSI 300 turun 0,6%. Indeks Hong Kong Hang Seng China Enterprises menguat 1,1%. Sementara indeks Hang Seng naik 0,7%.(frk)

Sumber: Bloomberg

MARKET

Saham Cina Perpanjang Kegoyahan Di Tengah Kekhawatiran Berkurangnya Dukungan Negara

Saham China merosot, memperpanjang penurunan hari Selasa, di tengah meningkatnya kekhawatiran pemerintah akan mengurangi intervensi dalam ekuitas.

Indeks Shanghai Composite turun 2,6 persen ke level 3,653.21 pada pukul 9:35 pagi waktu setempat setelah tenggelam 6,2 persen pada hari Selasa, yang terbesar dalam tiga minggu. Pedagang Margin mengurangi kepemilikan saham yang dibeli dengan uang pinjaman untuk pertama kalinya dalam delapan hari kemarin. Indeks Hang Seng China Enterprises sedikit berubah pada level terendah dalam sembilan bulan.

Seiring dengan negara yang melangkah untuk menopang saham, investor terkaya China menjadi yang tercepat untuk melakukan bail out. Jumlah pedagang dengan lebih dari 10 juta yuan ($ 1,6 juta) saham dalam rekening mereka menyusut 28 persen pada Juli, meskipun mereka yang mempunyai saham kurang dari 100.000 yuan naik 8 persen, menurut kantor kliring nasional.

Indeks Shanghai Composite telah pulih 14 persen dari level rendahnya pada 8 Juli sampai Senin setelah pemerintah mengambil langkah-langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mengakhiri kerugian nyaris $ 4 miliar. Indeks menguat 5,9 persen pekan lalu meskipun terjadi devaluasi yuan oleh pemerintah yang mengguncang pasar global.

Indeks saham berjangka China turun 6,2 persen setelah penurunan indeks Shanghai Composite kemarin.

Kontrak pada CSI 300 Index berakhir pada bulan Agustus turun 1,3 persen ke level 3,575.20 pada pukul 09:21 pagi waktu setempat. Saham merosot kemarin imbas dari para pedagang mengurangi taruhan stimulus dan berspekulasi pemerintah akan kembali mengurangi upaya untuk menopang ekuitas.

Sumber: Bloomberg

MARKET