Kekhawatiran Ekonomi dan Yuan Buat Saham Cina Raih Penurunan Terbesar dalam 3 Pekan

 

Saham China turun, dipimpin oleh perusahaan keuangan dan industri, setelah bank sentral melakukan pelemahan terhadap terbesar dalam enam minggu terhadap yuan dan indikator ekonomi memberi sinyal perlambatan yang semakin dalam.

 

Shanghai Composite Index turun 0,8 persen ke level 2,903.33 pada penutupan perdagangan hari ini, itu merupakan penurunan terbesar dalam tiga minggu. Citic Securities Co dan China Life Insurance Co memimpin penurunan untuk keuangan, sementara China Communications Construction Co merosot 2,3 persen. Indeks swasta manufaktur dan jasa turun ke posisi terendah baru, pembacaan untuk kepercayaan bisnis tergelincir, dan kepentingan dalam bisnis skala kecil dan menengah memburuk. Yuan tergelincir untuk hari ketiga di Shanghai setelah Bank Rakyat China memangkas suku bunga harian acuannya sebesar 0,17 persen.

 

Investor akan kembali berhati-hati setelah indeks Shanghai rebound sekitar 10 persen dari level terendah Januari dan mendekati level 3.000, menurut Core-Pacific Yamaichi Hong Kong. China sedang mempersiapkan untuk menjadi tuan rumah pertemuan kepala keuangan dan gubernur bank sentral dari Kelompok 20 negara akhir pekan ini, sementara Kongres Rakyat Nasional mengadakan pertemuan tahunan awal bulan depan di Beijing. (sdm)

 

Sumber: Bloomberg

 

 

 


MARKET

Bursa Eropa Menguat Dengan Investor Alihkan Fokus ke ECB dan Ekonomi AS

Bursa saham Eropa rebound dari penurunan terbesar dalam hampir dua minggu terakhir setelah investor mengalihkan perhatian mereka dari Timur Tengah ke prospek stimulus bank sentral lebih lanjut dan membaiknya perekonomian AS.

Indeks Stoxx 600 menguat 1,4% ke level 380,84 pada penutupan perdagangan. Sementara Rusia meningkatkan kritik terhadap Turki sehari setelah para pejuang Turki menembak jatuh sebuah pesawat tempur Rusia, Presiden Vladimir Putin mengesampingkan pembalasan militer setelah pemimpin AS dan Jerman menyerukan pelonggaran ketegangan.

Ekuitas kemarin merosot setelah pesawat perang Rusia ditembak jatuh. Indeks Stoxx 600 telah mendapatkan 13% dari level terendahnya pada bulan September pada akhir pekan lalu di tengah optimisme bahwa Bank Sentral Eropa akan menambah program stimulus dan suku bunga AS yang lebih tinggi tidak akan menghambat pertumbuhan.

Sementara data AS hari ini menunjukkan belanja konsumen lebih lemah dari yang diperkirakan pada bulan Oktober, laporan terpisah menunjukkan pesanan untuk barang tahan lama naik pada bulan Oktober melebihi perkiraan, indeks aktivitas jasa meningkat pada bulan November, dan pembelian rumah baru mengalami rebound pada bulan lalu. Pedagang memprediksi kemungkinan Federal Reserve akan menaikkan suku pada bulan Desember sebesar 74% di tengah meningkatnya kepercayaan investor bahwa ekonomi terbesar dunia tersebut cukup kuat untuk mengatasi biaya pinjaman yang lebih tinggi.(frk)

Sumber: Bloomberg

MARKET