Minyak WTI Naik Pertama Kali Dalam 3 Hari Setelah Persediaan AS Jatuh

loomberg (02/01) – West Texas Intermediate naik untuk pertama kalinya dalam tiga hari terakhir setelah laporan industri yang menunjukkan persediaan minyak mentah Amerika Serikat jatuh, konsumen minyak terbesar di dunia.

Minyak berjangka naik sebanyak 0,4 persen setelah memangkas kenaikan tahunan 7,2 persen pada tahun 2013 lalu. American Petroleum Institute melaporkan bahwa persediaan minyak AS turun 5,67 juta barel pada pekan lalu. Data dari Administrasi Informasi Energi diperkirakan akan menunjukkan bahwa mereka mengalami penurunan sebesar 2,83 juta barel menjadi 364.7 juta, menurut survei Bloomberg News sebelum data dirilis besok. Sebuah indeks resmi manufaktur di China, konsumen minyak terbesar kedua di dunia, jatuh ke level terendah dalm empat bulan terakhir. Continue reading

Pasokan Minyak Naik, WTI Berayun Paska Gain

Bloomberg (14/11) � WTI (West Texas Intermediate) sedikit berubah paska kenaikan tertinggi pekan ini menjelang laporan perkiraan menunjukkan cadangan minyak mentah naik ke level tertingginya sejak bulan Juni di AS, konsumen minyak terbesar di dunia tersebut.

Kontrak berjangka berayun diantara gain dan loss di New York paska American Petroleum Institute mengatakan bahwa cadangan minyak mentah naik sebesar 599,000 barel pada pekan lalu. Sebuah laporan pemerintah hari ini diperkirakan akan menunjukkan cadangan naik sebesar 800,000 barel ke 386.2 juta, berdasarkan pada survei Bloomberg News. Premium Brent melebar dalam empat kali kemarin sejalan dengan spekulasi bahwa protes yang kembali terjadi di Libya akan berlanjut sehingga mempengaruhi ekspor minyak Negara tersebut yang mendorong kontrak berjangka di Eropa.

WTI untuk pengiriman bulan Desember turun sebesar 3 sen pada level $93.85 per barel pada transaksi elektronik di New York Mercantile Exchange pukul 2:51 siang waktu Sydney. WTI naik 0.9% ke level $93.88 kemarin. Volume semua kontrak berjangka ditransaksikan sebesar 43% dibawah 100 hari rata-rata.

Brent untuk penyelesaian bulan Desember, yang akan berakhir hari ini, gain 18 sen ke level $107.30 per barel pada ICE Futures Europe exchange di London. Kontrak aktif yang ditransaksikan pada bulan Januari naik 6 sen ke level $106.95. Indeks acuan minyak Eropa bulan depan berada pada level premium $13.45 ke WTI. Bentangan sebesar $13.24 kemarin, level penutupan tertinggi sejak tanggal 2 April lalu. (bgs)