Indeks Berjangka AS Ikuti Reli Ekuitas Eropa, Harga Minyak Catat Gain

Indeks saham berjangka AS mencatat reli mengikuti ekuitas di Eropa, menandakan indeks Standard & Poor 500 mungkin rebound setelah kemarin berayun antara naik dan turun sebelum ditutup lebih rendah.

Kontrak pada S & P 500 berakhir Maret naik 0,8% menjadi 1,862.50 pada 09:18 pagi di London, sementara Dow Jones Industrial Average naik 0,6% dan kontrak Indeks Nasdaq 100 melonjak 1%. Indeks berjangka sebelumnya telah menghapus gain setelah Vermont Senator Bernie Sanders mengalahkan Hillary Clinton di New Hampshire Democratic Primary, sementara Donald Trump menang di crowded Republican field.

Saham AS jatuh kemarin, dengan S & P 500 memegang dekati terendah sejak April 2014 sedangkan Nasdaq Composite beringsut lebih dekat ke bear market di tengah penurunan saham energi dan teknologi.

Dengan pasar ekuitas pulih di tengah kekhawatiran atas kredit dari bank-bank Eropa dan dampak dari penurunan minyak, investor akan tegas untuk terfokus pada Ketua Janet Yellen Federal Reserve hari ini, saat ia memberikan testimoninya di depan Kongres.(yds)

Sumber: Bloomberg

 

MARKET

Bursa Jepang Dibuka Turun Untuk Hari Ke-2 sebagai Rout Memperdalam di Harga Komoditas

Bursa saham Jepang turun untuk hari kedua, memperpanjang kemerosotan ekuitas global setelah kegaduhan dalam komoditas semakin intensif. Produsen energi dan penyulingan minyak memimpin penurunan.

Indeks Topix turun 0,6%  menjadi 1,560.10 pada pukul 09:01 pagi di Tokyo, menuju penutupan terendah dalam sebulan terakhir. Indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,6% menjadi 19,372.57. Ekuitas global mengalami hari terburuknya dalam hampir satu bulan pada Selasa kemarin karena minyak bertahan pada level terendah sejak 2009 sementara harga bijih besi turun lebih dalam.

Minyak mentah AS diperdagangkan di sekitar $ 38 per barel setelah meluncur ke level $ 36,64 pada hari Selasa, karena keputusan OPEC yang secara efektif meninggalkan batasan dalam produksi terus bergema sampai ke pasar.(frk)

Sumber: Bloomberg

MARKET