Saham AS Berfluktuasi Pasca Reli Pertama S & P 500 Dalam 3 Hari di Tahun 2016

Saham AS berfluktuasi setelah kenaikan terbaik tiga hari Index Standard & Poor 500 dalam hampir enam bulan, karena penurunan di saham konsumen mengimbangi keuntungan awal di antara perusahaan-perusahaan energi.

Indeks S & P 500 turun kurang dari 0,1 persen menjadi 1,926.35 pada 09:33 pagi di New York, setelah reli 1,7 persen pada indeks tersebut di Rabu sehingga membukukan keuntungan tiga hari pertama tahun ini.

Gain pada ekuitas telah datang secepat penurunannya yang mengirim S & P 500 ke pembukaan awal tahun terburuk  dengan hampir setengah dari penurunan 2016 ini telah dibuat – terkait mayoritas sektor yang telah mengalami penurunan, termasuk saham perbankan, teknologi dan retailer , kembali memimpin kenaikan. Indeks S & P 500 masih turun 9,6 persen dari rekor Mei, dan telah kehilangan 5,7 persen tahun ini di tengah tanda-tanda pelemahan dalam ekonomi global serta penurunan harga komoditas.

Satu titik penting: langkah kunci yang telah menekan investor selama kekalahan baru-baru ini mulai mereda. Tiga puluh hari korelasi antara kelas aset S & P 500 dan 10 lainnya termasuk minyak dan pasar saham global telah jatuh dalam dua pekan terakhir, data yang dikumpulkan oleh Bloomberg menunjukkan. Seperti baru-baru terjadi di awal bulan ini, indeks ekuitas di seluruh dunia bergerak bersamaan secara luas – dalam beberapa kasus terbesar dalam tujuh tahun.

Sumber: Bloomberg

MARKET

Saham Eropa Mendatar pada Perdagangan Setengah Hari

Ekuitas Eropa sedikit berubah di tengah rendahnya volume perdagangan sebelum liburan Natal.

Indeks Stoxx Europe 600 tergelincir kurang dari 0,1 persen pukul 08:06 di London, dengan volume transaksi saham sekitar dua pertiga lebih rendah dari rata-rata 30-hari. Pasar di Inggris, Perancis dan Belanda melakukan penutupan perdagangan lebih awal, sedangkan Jerman, Swiss dan Italia ditutup sepanjang hari. Kebanyakan pasar saham eropa akan dibuka kembali pada 28 Desember mendatang, kecuali Inggris, yang perdagangan sahamnya akan dilanjutkan kembali pada hari berikutnya.

Saham Eropa menuju kenaikan mingguan kedua setelah rally sebesar 2,7 ​​persen kemarin dipimpin oleh saham produsen komoditas dan minyak. Pada Rabu, Indeks Stoxx 600 masih menuju penurunan terburuk pada bulan Desember sejak 2002 lalu pasca dorongan stimulus Bank Sentral Eropa jatuh jauh dari harapan investor.

Indeks Stoxx 600 telah naik sebesar 7 persen tahun ini sampai kemarin. Pasca rally sebanyak 21 persen pada awal tahun ini di tengah melemahnya euro, kekhawatiran dimulai keluarnya dari Yunani dari kawasan euro hingga perlambatan ekonomi China dan penurunan tajam harga komoditas yang menyeret saham di seluruh dunia anjlok tajam. Indeks Eropa ditutup hampir 12 persen di bawah rekor tertingginya pada bulan April lalu pada hari Rabu, mengambil valuasi untuk 16 kali estimasi pendapatan. (izr)

Sumber: Bloomberg

MARKET